WELCOME BLOGGERS

Terimakasih anda telah mengunjungi blog kami. Semoga ada manfaatnya.

Kamis, 27 Januari 2011

Mengapa Ikan di Antartika Tak Membeku?

INILAH.COM, Jakarta – Air dingin di Samudera Antartika seharusnya cukup untuk membekukan darah ikan. Namun ikan-ikan di sana tak membeku. Mengapa?
Hal itu berkat antibeku alami yang dimiliki ikan, sehingga memungkinkan darah terus mengalir. Padahal suhu beku Samudera Antartika minus 1,8 derajat Celcius. Suhu ini lebih rendah dari titik beku darah ikan, minus 0,9 derajat C.
Bagaimana ikan mampu terus bergerak di suhu itu, membingungkan peneliti selama lebih dari 50 tahun. Hingga protein perlindungan beku khusus ditemukan dalam darah ikan. Protein antibeku ini bekerja lebih baik dari antibeku rumah.
Namun cara kerja antibeku ini masih belum jelas. Pada pertanyaan kimia, para ilmuwan mempelajari protein antibeku Toothfish Antartika (Dissostichus mawsoni) yang ditangkap salah satu peneliti saat ekspedisi Antartika.
Para ilmuwan menggunakan teknik khusus mencatat gerakan molekul air yang tercampur protein antibeku ikan. Kehadiran protein antibeku ini membuat molekul air menari dengan tarian yang lebih teratur dibanding seharusnya.
Protein antibeku ini menganggu molekul-molekul air sehingga tak bisa terikat dan membentuk kristal es. "Tarian disko itu menjadi minuet,” kata anggota tim studi Martina Havenith dari Ruhr University Bochum di Jerman.
Penelitian ini diterbitkan Journal of American Chemical Society. [vin]

sumber: inilah.com

Bursa Saham, Ayo Berkaca ke Masa Lalu

INILAH.COM, Jakarta - Penguatan yang terjadi sejak Selasa (25/1), tidak menjamin indeks akan terus berada di jalur hijau. Pengalaman yang terjadi di 2005, bukan mustahil akan terjadi lagi.
Hari-hari ini, perhatian investor tersita pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Mereka berharap-harap cemas seraya bertanya-tanya, apakah pasar saham mulai mengalami reversal atau belum? Sikap meragu itu menunjukkan bahwa penguatan indeks yang berlangsung sejak kemarin belum membuat pelaku pasar pede untuk melakukan koleksi.
Adadua alasan yang mendasari muculnya sikap tersebut. Pertama, kendati telah menguat secara signifikan, IHSG belum menyentuh level psikologis yang diekspektasikan pasar. Seperti diketahui, sejumlah analis dan kepala riset, belum lama ini menyatakan tanda-tanda bullish, salah satunya terlihat jika indeks berhasil menembus level 3.550 selama beberapa hari.
Alasan lain yang tak kalah penting, tingginya tingkat inflasi tetap menjadi ancaman yang tidak bisa diremehkan. Untuk sementara, memang, persoalan ini bisa diatasi dengan dinaikkannya tingkat bunga acuan. Misalnya kalau jadi, awal Februari ini, otoritas moneter mengerek BI rate ke level 7% atau di atas tingkat inflasi yang 6,94%.
Namun, langkah ini juga memicu munculnya sejumlah dampak negatif terhadap bursa saham kendati naiknya suku bunga bunga akan mengundang investor asing lebih bersemangat untuk menyerbu surat-surat berharga seperti Surat Utang Negara (SUN) dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).
Selain itu, peningkatan tingkat bunga juga akan mengganggu bisnis sektor riil. Ini jelas berkaitan dengan usaha para emiten. Terutama perusahaan yang sensitif terhadap pergerakan bunga, seperti perbankan, properti dan otomotif.
Inflasi semakin dikhawatirkan ketika pemerintah memotong subsidi BBM, Maret mendatang. Walau aturan pemakaian BBM bersubsidi ini, untuk sementara hanya akan diterapkan di Jakarta dan sekitarnya, dampak negatifnya terhadap inflasi tetap besar.
Pengalaman di 2005, ketika Pemerintah SBY menaikkan harga BBM hingga dua kali bisa dijadikan cermin. Waktu itu, inflasi naik gila-gilaan, tingkat suku bunga pun langsung menyundul langit. Ujung-ujungnya, pasar saham pun banyak ditinggalkan investor.
“Makanya, jangan heran kalau koreksi yang cukup dalam masih akan terjadi hingga Maret mendatang,” kata seorang kepala riset di sebuah sekuritas asing. Ia memprediksikan, dalam rentang sebulan ke depan, indeks akan bergerak hingga menembus ke bawah level 3.200. [mdr]

sumber: inilah.com

Minggu, 23 Januari 2011

5 Aksesori yang Menyulap Penampilan

KOMPAS.com — Nina Garcia, fashion guru sekaligus penulis beberapa buku mengenai fashion, berbagi tips untuk para ibu yang sering merasa kebingungan mencari cara tampil stylish di tengah kesibukan. Juri dari acara reality show kreasi Heidi Klum, Project Runway, ini juga ibu dari seorang putra berusia 3 tahun, Lucas. Jadi, ia paham bagaimana repotnya seorang ibu untuk tampil gaya di tengah-tengah kesibukan. Berikut ini tips aksesori untuk para ibu yang ingin tampil gaya:

1. Scarf berwarna cerah
Scarf bisa membantu banyak untuk penampilan. Plus, scarf juga menarik fokus ke wajah Anda sehingga memberi kesan merampingkan wajah. Saat Anda tak memiliki waktu banyak untuk beraksesori, scarf adalah pilihan yang tepat. Anda tak bisa menggunakan kalung berukuran besar saat berlarian mengejar si kecil, kan? Dengan scarf, Anda juga bisa menghangatkan tubuh jika tiba-tiba cuaca dingin. Jika belum berani menggunakan scarf berwarna cerah benderang, coba dulu dengan scarf berwarna pastel atau coklat.

2. Sepasang sepatu datar yang manis
Sisa busana Anda bisa saja cukup basic, tetapi Anda bisa menambahkan sesuatu yang spesial dengan menggunakan sepatu datar yang manis dan berwarna menarik. Sebagai ibu, Anda mungkin akan banyak bergerak dan berlari, jadi sepasang sepatu hak datar adalah suatu keharusan. Garcia menyarankan sepatu hak datar dengan motif belang macan, atau dengan tambahan permata, atau moccasin.

3. Kardigan panjang
Mencari sesuatu yang gaya saat berjalan-jalan? Coba cari sweater atau kardigan berkantong yang gaya. Kantongnya bisa menjadi tempat menyimpan barang-barang yang diberikan si kecil kepada Anda. Mulai dari empeng, mobil-mobilan, permen, boneka kecil, atau lainnya. Bagian dalaman Anda bisa saja biasa, tetapi sweater atau kardigan Anda bisa pilih yang berhias bebatuan di bagian leher untuk mempermanis penampilan.

4. Dress motif print
Dress dengan motif print bisa mengamuflase banyak hal. Selain itu, cukup ringkas dan praktis. Sekali pakai, selesai, tanpa perlu bingung padu padan bahan lainnya. Nicole Richie, Heidi Klum, Halle Berry, dan Angelina Jolie terlihat sering menggunakan dress semacam ini.

5. Kacamata hitam
Untuk kesan keren seketika, kacamata hitam tak ada tandingannya. Tentu, kelihatannya seperti mau ikut-ikutan selebriti saja, padahal sebenarnya kacamata hitam punya banyak fungsi. Ia bisa menutupi kesan mata lelah, sekaligus mencegah Anda mengernyit berlebihan gara-gara sinar matahari yang terik. Jarang mengernyit, makin kurang risiko cepat keriput.

Editor: Nadia Felicia

Sumber: family.com

Botox Tak Lagi Diminati Selebriti?

Nicole Kidman tanpa botox (kiri), dengan botox pada 2009 lalu.
KOMPAS.com - Sejumlah selebriti seperti Nicole Kidman, Jennifer Aniston, dan Kylie Minogue, mengaku tak lagi mengandalkan botox untuk mengencangkan wajahnya. Para perempuan matang ini percaya diri tampil alami, dengan sedikit kerutan. Mereka pun mengklaim sudah meninggalkan botox dan tak lagi menjadikan botox sebagai pilihan perawatan kecantikan wajah.

Nicole Kidman (43)
Setelah bertahun-tahun lamanya mengklaim wajahnya bebas kerutan secara alami (bukan karena botox), Nicole akhirnya mengaku ia pernah mencoba botox. Peraih piala Oscar ini bersumpah takkan menggunakan botox lagi karena tak ada khasiatnya. 

"Saya pernah mencoba botox, tetapi saya tidak menyukai rupa saya setelahnya. Sekarang saya tidak lagi menggunakan botox dan sekarang saya bisa mengernyitkan dahi," katanya saat diwawancarai sebuah majalah Jerman minggu lalu. Olahraga dan diet sehat menjadi cara ampuh yang dipilih Nicole untuk merawat tubuhnya.

Jennifer Aniston (41)
Jennifer mengaku pernah mencoba botox sekali dan ia tak menyukainya. "Botox membuat perempuan terlihat lebih tua dan keras. Tidak terlihat kehangatan dalam wajah perempuan saat menggunakan botox," katanya.
Cindy Crawford (44)
Supermodel Cindy Crawford tak sungkan tampil dengan wajah berkerut. Penampilan ini lebih disenanginya daripada harus melakukan botox yang menakutkan baginya. Cindy mengaku pada Home Journal Juli lalu bahwa ia pernah mencoba botox. Namun, katanya, operasi plastik menakutkan terutama jika dilakukan pada wajah.

Dannii Minogue (39)
Aktris yang juga juri ajang pencarian bakat di bidang tarik suara X Factor, Dannii Minogue, mengklaim telah berhenti dari botox. Dannii mengaku pernah melakukan botox pada wajahnya. Jika pada 2008 lalu wajah Dannii masih terlihat kencang tanpa kerut, mulai 2010 lalu Dannii tak lagi menutupi kerutan di matanya.

Amanda Holden (39)
Aktris yang tengah hamil enam bulan ini membiarkan wajahnya tampil alami. Amanda mengaku sudah tak lagi menggunakan botox selama 8-9 bulan belakangan. Amanda lebih merasa percaya diri karena melihat bukan hanya dirinya yang tampil alami tanpa botox di Los Angeles.

Kylie Minogue (42)Banyak spekulasi yang mengatakan Kylie melakukan operasi pada alisnya. Kulit wajah yang kencang juga diduga didapatkan dari botox. Pernyataan Kylie pada Mei 2010 lalu menjawab spekulasi ini. "Saya pernah menggunakan botox tetapi sekarang tidak lagi. Saya tidak akan mendekati botox lagi. Saya punya kerutan di wajah, Anda bisa melihatnya," kata Kylie.

Lulu (62)
Penyanyi senior Lulu, mengaku pernah menggunakan botox dan memberikan perubahan yang fantastis. Namun diakuinya, perubahan tersebut hanya sementara saja, kekencangan wajah cepat memudar.

"Terlalu banyak menggunakan botox  membuat wajah tak bisa digerakkan, dan botox tidak membuat Anda terlihat lebih muda. Karena itulah saya berhenti menggunakan botox," akunya.

Percaya atau tidak pengakuan mereka, bandingkan saja wajah dalam fotonya.

WAF

Editor: Dini

Sumber: dailymail.co.uk

Angelina Jolie Incar Johny Depp?

The Tourist
VIVAnews - Dari jauh, tampak sebuah mobil memata-matai Angelina Jolie. Wanita semampai itu tahu dirinya sedang diikuti, dan ia hanya mengintip dari balik jendela.

Sesaat kemudian pasangan Brad Pitt itu berjalan anggun keluar hotel. Langkahnya santai tapi pasti. Sementara si pemilik mobil selalu waspada, takut orang yang diincarnya menghilang.

Begitulah adegan pembuka film 'The Tourist' yang disutradarai Florian Henckel von Donnersmarck. Film ini dilatarbelakangi kisah pencurian uang oleh Alexander Pearce dari seorang mafia. Semua pihak pun memburu si pencuri.

Sementara, Angelina Jolie yang berperan sebagai Elise Clifton-Ward, diyakini punya hubungan asmara dengan Alexander Pearce (AP). Untuk itu, ia pun terseret dalam kasus ini, dan ikut dimatai-matai.

Kisah berlanjut, dalam suratnya yang berinisial AP, Elise diminta untuk naik kereta dan mencari laki-laki yang posturnya hampir mirip dengan AP. Mata Jolie tertumbuk pada sosok lelaki yang sedang sibuk membaca novel. Jolie memilih duduk di hadapan Frank Tupelo, yang diperankan Johny Depp.

Depp alias Frank Tupelo adalah turis dari Amerika Serikat, penyuka novel misteri sekaligus berprofesi sebagai guru matematika. Jolie mengincar Depp karena posturnya mirip dengan sosok AP.

Depp yang tak tahu dirinya sedang dimanfaatkan, malah terpesona oleh Jolie yang baru saja dikenalnya di kereta.

Berhasilkah Jolie memanfaatkan Depp? Duet dua aktris ternama ini bisa Anda saksikan dalam film 'The Tourist'. Film romantic thriller ini merupakan remake dari film Perancis, Anthony Zimmer di tahun 2005.

Tak banyak adegan action dalam 'The Tourist' namun film ini layak untuk dinikmati, apalagi pemandangan seputar Venesia sungguh sayang untuk dilewatkan.
• VIVAnews

Hati-Hati Berkicau di Twitter!

 VIVAnews - Twitter sangat menyenangkan. Meski posting di dalamnya terbatas hingga 140 karakter, Anda dapat menumpahkan uneg-uneg atau komentar tentang sesuatu yang Anda lihat atau rasakan.

Belum lagi jika tweet tersebut dikomentari oleh orang lain. Sehingga seringkali muncul interaksi-interaksi baru antara Anda dan orang-orang sekitar Anda melalui dunia maya.

Tetapi, Twitter bukanlah "negara" bebas tanpa aturan. Seperti halnya di dunia nyata, tiap orang harus bertanggung jawab atas perkataan dan perbuatannya di media sosial Twitter. Setiap tweet yang Anda posting bisa menimbulkan konsekuensi di dunia nyata.

Tidak percaya? Coba simak sejumlah paparan kasus hukum yang terjadi akibat bertingkah sembarangan di Twitter.

Gara-gara Twitter, Babel Didenda Rp143 Juta
Gambar Sindiran Howard Webb

Akhir minggu lalu, striker Liverpool Ryan Babel dikenai denda 10 ribu pound (Rp143 juta) karena tindakannya mengunggah foto wasit Howard Webb berbaju Manchester United di Twitter.

Tindakan itu dilakukan Babel sebagai ungkapan kekesalannya terhadap Webb yang memimpin laga Liverpool kontra Manchester United (MU), di mana The Reds harus mengakui keunggulan Setan Merah 1-0.

Dengan sentuhan teknologi visual, foto Howard Webb berbaju wasit "disulap" menjadi jersey MU. Meski sudah meminta maaf lantaran emosi, Babel tetap dikenai denda. Tingkah konyol pemain depan berdarah Belanda itu kadung membuat Federasi Sepak Bola Inggris (FA) berang.


Politisi di Inggris ditangkap Gara-gara Mengancam di Twitter
Logo TwitterGara-gara mengirimkan komentar ofensif ke seorang jurnalis melalui Twitter, Gareth Compton, seorang politisi dari partai Konservatif di Inggris, harus berurusan dengan polisi.

Compton, 38 tahun, adalah anggota dewan asal Birmingham City. Suatu kali, di Twitter, dia menulis tweet berbunyi seperti ini:

"Tolong lempari Yasmin Alibhai-Brown dengan batu sampai mati. Saya akan memberi amnesti jika Anda melakukannya, karena itu merupakan sebuah berkah."

Tentu, tweet dari Compton itu mengagetkan Yasmin Alibhai-Brown, jurnalis dari harian Independent asal London. Dia terkejut ada tweet dari seorang politisi mengajak orang untuk merajam dirinya.

Meski pun Compton lalu menghapus tweet itu dan meminta maaf, tapi gugatan hukum tetap berjalan. Ia sempat membela diri dengan menyebut Twitter hanyalah forum untuk menuliskan komentar ringan yang tak bermaksud apa-apa.

Alhasil, Partai Konservatif pun mengambil sikap tegas: Compton dibebastugaskan sampai batas waktu yang tak bisa ditentukan. Setidaknya, sampai penyelidikan atas dirinya tuntas.


Luna Maya Maki Infotainment Lewat Twitter
Luna MayaKasus serupa juga pernah terjadi di Indonesia. Ingat kasus Luna Maya versus infotainment yang terjadi sekitar akhir tahun 2009? Ketika itu, mantan bintang Lux yang juga merupakan kekasih Ariel 'Peterpan' meluapkan emosinya di Twitter karena ulah infotainment.

Inilah kalimat cacian Luna untuk infotainment:

"Jadi bingung kenapa manusia sekarang lebih kaya setan dibandingkan dengan setannya sendiri...apa yang disebut manusia udah jadi setan semua??"  
 
"Infotement derajatnya lebh HINA daripada PELACUR, PEMBUNUH!!!! May your soul burn in hell!!"


Diduga, peristiwa ini dipicu saat Luna menghadiri acara gala Premier film "Sang Pemimpi" di EX Plaza, malam tanggal 15 Desember. Di acara itu, Luna terlihat tengah menggendong Alea, anak kandung Ariel.

Meski sempat dilaporkan ke polisi, bahkan melibatkan Tantowi Yahya untuk mediasinya dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), akhirnya damai menjadi jalan tengah. PWI, atas nama Priyo Wibowo, mencabut laporan terhadap Luna Maya yang dituding telah melakukan pencemaran nama baik melalui akun Twitter.


Foto Paspor Gayus Diunggah di Twitter
Foto Paspor GayusBaru-baru ini terdakwa kasus mafia pajak PT SAT dan mafia hukum Gayus Tambunan mengutarakan kesaksiannya usai pembacaan vonis 7 tahun penjara.

Dalam kesaksiannya, dikatakan satgas anti mafia hukum Denny Indrayana dengan sengaja mengunggah gambar paspor Gayus atas nama Sonny Laksono sebagai alat alih perhatian, sehingga publik tidak lagi memerhatikan pejabat pajak, yaitu Direktur dan Dirjen Pajak ataupun ke Cirus Sinaga.

Sampai saat ini, kasus tersebut masih bergulir. Untuk membaca kesaksian Gayus lengkap dengan jawaban Satgas Anti Mafia Hukum, Anda bisa mengunjungi link berikut ini.

***
Rentetan kasus di atas bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai refleksi bahwa Twitter bukanlah sebatas media sosial yang mewadahi uneg-uneg Anda. Ia memang menyenangkan. Hanya perlu diingat bahwa seluruh tweet yang Anda posting mempunyai konsekuensi.

Dewasa ini, saking tak ada batasnya, uneg-uneg Tweeps (pengguna Twitter) yang terposting kadang tanpa disadari melanggar norma tertentu. Teror, menyebarkan hoax yang menimbulkan kepanikan, hate speech, seperti memaki, menghujat, menyebar fitnah, sering terjadi di ranah jagat Twitter Indonesia.

Anda bisa bilang, kasus-kasus di atas kebanyakan hanya menimpa figur publik. Memang demikian. Tetapi, tidak berarti hukuman itu berlaku surut. Sebagaimana diketahui, semua orang memiliki derajat yang sama di mata hukum. (hs)
• VIVAnews